***SELAMAT DATANG DI WEBSITE QUHAS SCHOOL YPT DAR AL-MASALEH JAMBI***

AUZ dan SURAH AL-MA'UN


Namanya Ahmad Fauzan, tapi teman-temannya biasa memanggilnya Auz. Ia adalah anak yang berkacamata, berkulit putih, dan memiliki tubuh sedikit gemuk serta memiliki senyum yang manis. Dulu, Auz dikenal sebagai anak yang sering tantrum saat belajar di kelas, terutama ketika jam pelajaran Al-Qur'an dan Hadis dimulai. Kadang ia sulit tenang, mudah marah, bahkan sesekali memilih diam sambil menundukkan kepala.

Sebagai guru Al-Qur'an dan Hadis, aku sadar mengajar di jam siang bukan perkara mudah. Udara gerah, suasana panas, ditambah rasa kantuk yang menyerang siapa saja. Bukan hanya murid, aku pun sering menahan kantuk di depan kelas.

Hari ini kami belajar Surah Al-Ma'un. Anak-anak mulai menulis materi di buku masing-masing. Suasana kelas perlahan tenang. Entah karena lelah atau terlalu nyaman dengan kipas angin kecil yang mengarah ke tubuhku, tanpa terasa mataku sempat terpejam beberapa detik.

“Izin keluar sebentar  ya...,” kataku sambil tersenyum kecil kepada anak-anak. Dan merekapun menjawab "iya ust".

Setelah kembali ke kelas, aku melihat sesuatu yang membuat langkahku terhenti. Auz yang biasanya sulit fokus, justru sedang membaca Al-Qur'an. Yakni surah Al-Maun dan surah An -Naba' dengan suara pelan.

Aku mendekatinya dan mengecek tugasnya dan ternyata sudah selesai. Lalu aku berkata, “MasyaAllah, bagus sekali Fauzan.”

Tak disangka, pujian sederhana itu seperti menyalakan semangat teman-temannya. Satu per satu anak-anak lain ikut membuka Al-Qur'an dan mulai membaca bersama. Suara lantunan ayat memenuhi ruang kelas yang tadi terasa gerah dan sempat membuatku terlelap sebentar,

Saat itu hati kecilku terasa hangat. Bahagia bercampur haru.

Dalam hati aku bertanya,

“Apakah aku sudah sukses menjadi guru??"

Batinku berkata. "Astagfirullahalazim, seketika lisanku berucap dan aku sadar semua ini terjadi atas kehendak Allah SWT."

Tak terasa, bel pertanda pulang berbunyi. Anak-anak bergegas mempersiapkan diri untuk pulang memasukkan semua alat tulis mereka ke dalam tas, peci, botol minum dan lain sebagainya.

Dan setelah pembelajaran ditutup dengan doa dan salam dariku, aku kembali menatap mereka sembari mengucapkan "terimakasih untuk hari ini".

By Heriyanto, S.Ag., Gr

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Gambar tema oleh Ollustrator. Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget